Berdasarkan informasi yang beredar di dunia maya, Perunggu mulai terbentuk pada 2019 di Jakarta. Single debut mereka, “Menyala”, rilis pada November 2019. Setelah itu muncul EP Pendar (2020), lalu album penuh pertama Memorandum pada Maret 2022.
Pada masa-masa itu adalah termasuk masa di mana saya mulai banyak unfollow akun-akun penjual kaset pita atau rilisan fisik musik di sosial media baik di Facebook maupun Instagram. Penyebabnya karena saya sedang mengaktifkan mode penghematan.
Jadi bisa dikatakan saya telat mengenal Perunggu, karena saya baru "ngeh" dengan mereka pada tahun 2025.
Saya mengenal Perunggu dari saluran Youtube yang ditonton anak lanang saya yang termasuk dalam kategori gen Z. Dia sering nyetel "33x", "Kalibata 2012" dan lagu-lagu Perunggu lainnya.
Anehnya, saya merasa relate dengan lirik-lirik lagu Perunggu. Mungkin karena lirik-lirik mereka terdengar dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Apalagi setelah tahu -berdasarkan informasi yang beredar di dunia maya- kalau mereka ngeband sepulang dari kerja. Jadi situasinya mirip-mirip dengan saya.
Tentang Perunggu, ada juga cerita lucunya.
Berawal dari media sosial ditambah informasi dari seorang siswa SMK yang magang di tempat kerja saya, akan ada festival musik dengan salah satu penampilnya adalah Perunggu.
Saya langsung menyusun rencana untuk menonton festival musik tersebut dengan mengajak anak lanang.
Tapi pada hari pelaksanaannya, malah ada acara keluarga yang berlangsung sampai sore dan malam hari. Akhirnya rencana itu gagal begitu saja.
Ketika mantengin media sosial setelah menonton Steril Fest 2026 di Semarang kemarin, ada informasi bahwa Perunggu akan tampil di Saint of Memorandum Tour 2026 di kota sebelah, Pati, bersana Superman Is Dead (SID).
Lagi-lagi saya berencana untuk mengajak anak lanang nonton. Tapi anak lanang komentar,"Aku sebenarnya mau-mau saja nonton. Cuma males kalau ada yang mabuk dan ribut-ribut."
Mungkin karena ada Superman Is Dead, dia membayangkan suasananya bakal penuh penonton punk yang liar.
Jangan-jangan rencana menonton Perunggu ini memang ditakdirkan menjadi "Rencana Usang"?









